5 Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan

Perlu ditinggalkan cara-cara penguasaan masyarakat lewat kooptasi kelembagaan dan dihindari sikap dominasi. Di sini yang menjadi persoalan adalah ketika lokasi tempat tinggal seorang pengguna jasa jauh dan instansi tersebut dan masalah kesibukan pengguna jasa membuat penyelesaian urusan menjadi lebih lama. Hal tersebut diakui oleh aparat sebagai penyebab utama kelambatan, tetapi jarang sekali aparat yang mempunyai inisiatif untuk tetap memproses berkas-berkas urusan tersebut dan kekurangan persyaratan dilengkapi kemudian. Bagi aparat, apabila tetap diproses, akan menyulitkan kerja mereka sendiri. Kesadaran aparat birokrasi tentang eksistensi publik yang dapat dipengaruhi eksistensi birokrasi juga masih sangat rendah. Perkembangan lingkungan world juga telah memberikan andil yang besar kepada birokrasi untuk semakin meningkatkan daya saing dalam kerangka pasar bebas dan tuntutan globatisasi.

Memperhatikan kinerja pribadi

Masa pandemi ini membuat organisasi perlu memeriksa kembali bagaimana mereka dapat mendukung kebutuhan kesehatan fisik dan psychological pegawainya agar produktivitas pegawai tetap stabil atau bahkan meningkat. Mereka ingin karyawan mereka menjadi pemilik Amazon sejak hari pertama bekerja. Mereka melatih karyawan untuk mengambil kepemilikan atas produk dan layanan yang berdampak pada jutaan pelanggan. Seattle Genetics menawarkan penggantian biaya kuliah , kursus pelatihan di tempat untuk meningkatkan keahlian karyawan terkait pekerjaan, dan akses ke konferensi dan seminar terkait pekerjaan. Mentoring akan lebih efektif daripada melatih, memarahi, mengritik, atau menegur karyawan.

Integritas tinggi akan mendorong terbentuknya pribadi yang berani menolak godaan dan segala bentuk intervensi, dengan mengedepankan tuntutan hati nurani untuk menegakkan kebenaran dan keadilan serta selalu berusaha melakukan tugas dengan cara-cara terbaik untuk mencapai tujuan terbaik. Sebagai sebuah institusi yang memegang peranan vital dalam mengelola keuangan negara dan menentukan jatuh bangunnya Republik Indonesia, Kementerian Keuangan membutuhkan jajaran sumber daya aparatur yang berkualitas dan kompeten. Berbagai upaya strategis terus menerus dilakukan untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kompetensi, baik onerous expertise yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas dan fungsi unit di Kementerian Keuangan, maupun soft expertise yang dipersyaratkan dalam JPM . Program pelatihan dan pengembangan ini dikhususkan untuk menyambut karyawan baru.

Mengatakan kebenaran secara bertanggung jawab, bahkan ketika merasa tidak enak mengatakannya. Pertama, Anda harus membangun konsep diri positif, yaitu memiliki pandangan dan perasaan yang positif mengenai diri sendiri yang akan membuat seseorang menjadi manusia yang optimis dalam menyelesaikan masalah. Kemudian merasa setara dengan orang lain, menganggap pujian sebagai kewajaran, menyadari bahwa kita tidak bisa menyenangkan semua orang dan memiliki kemampuan untuk mengubah diri. Menurut Billy Boen , picture, reputasi atau nama baik adalah hal penting yang menjadi target seseorang yang ingin sukses dalam pekerjaan. Salah satu cara untuk menjaga nama baik adalah memperhatikan diri sendiri yang sesungguhnya. Tidak bermuka dua, artinya mengatakan satu hal kepada seseorang, lalu mengatakan hal yang bertolak belakang dengan apa yang dikatakan itu kepada orang lain.

Lingkungan yang positif lebih memungkinkan untuk menciptakan keterlibatan para pekerja yang produktif. Dengan menunjukkan antusiasme dan kepercayaan diri, seorang pemimpin yang baik akan melihat dampak apa saja yang akan tercipta dalam lingkungan kerja mereka atas keputusan-keputusan yang ada. Membangun hubungan pribadi yang nyata dengan rekan tim Anda sangat penting untuk mengembangkan kepercayaan bersama yang diperlukan untuk membangun budaya akuntabilitas dan kinerja yang luar biasa. Dengan budaya tersebut, tim dapat mencapai kesuksesan dari tujuan bisnis, tim yang bahagia, dan target pemimpin yang terpenuhi.