Keuangan Anda Berantakan? Perbaiki Dengan Cara Ini

Sebagai konsekuensi dari gaya hidup konsumtif selama Lebaran, maka sesudahnya siap untuk lebih disiplin untuk mulai menyehatkan kondisi keuangan. Pertama, Dimas menyampaikan masih banyaknya perilaku konsumtif masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Bahkan kadang ada keinginan untuk memiliki sesuatu lebih besar dari kebutuhan dan daya beli sehingga berujung utang.

Anda bisa mengkategorikannya sesuai dengan preferensi dan skala prioritas Anda. Setelah membuat anggaran ini, pastikan untuk disiplin mematuhinya, ya. Supaya Anda terhindar dari pengeluaran yang tetap besar walau sudah menuliskan anggaran. Gunakan software akuntansi untuk mencatat keuangan dari usaha kamu, karena dengan software akan lebih memudahkan kamu dibandingkan ditulis secara guide. Software akuntansi juga dapat disimpan dengan aman di smartphone dan laptop kamu, atau bahkan bisa disimpan secara on-line sehingga kamu bisa mengaksesnya dimanapun dan kapanpun. Nah yang terpenting juga, jangan lupa untuk langsung mencatat apabila ada uang yang masuk ataupun keluar.

Orang-orang terdekat kalian bisa memberikan masukan untuk rencana kalian ini dan mereka jugalah yang akan terkena dampaknya ketika kalian memulai pengelolaan keuangan ini. Di saat proyek atau pesanan banjir, mudah rasanya cepat puas dan muncul tendensi untuk ingin berfoya-foya. Namun jika tiba saatnya sepi proyek, maka barulah kamu kembali berhemat. Oleh karena itu, jika kamu ingin kondisi finansial kamu senantiasa sehat dan stabil, cease menjalani gaya hidup yang ekstrim seperti ini. Kamu tentu boleh sesekali menikmati pengeluaran ekstra, namun jangan dikondisikan untuk kalap di bulan-bulan kaya dan kembali normal di bulan-bulan lainnya. Di saat kamu sedang berkelimpahan, tetap antisipasi dengan beragam cara dibawah ini.

Mengatur keuangan

Tidak cukup memang mengandalkan gaji bulanan saja jika pengeluaranmu banyak. Kamu bisa mencoba memulai usaha dengan minim modal atau bahkan yang tidak memerlukan modal sama sekali. Bila tidak untuk keperluan mendesak, hindari membeli barang dengan cara mencicil. Kebiasaan mencicil ini bisa menggerus keuangan dan membuat hutang menumpuk. Namun di masa-masa ekonomi sulit, para penasihat keuangan merekomendasikan setiap keluarga untuk menghemat hingga 15% dari penghasilan bulanan.

Contohnya, cicilan rumah, kendaraan, dan peralatan untuk kebutuhan wajib. 10% dari penghasilan pribadi dimanfaatkan untuk dana sosial seperti bersedekah, donasi, uang arisan, iuran RT, dan kebutuhan sosial lainnya. 30% dari penghasilan untuk membayar cicilan seperti utang, kendaraan bermotor, rumah, atau properti penting lainnya. Ilustrasi tabungan keuangan (Unsplash/@tierramallorca)Dari total penghasilan bulanan kamu, penting untuk membuat pos-pos pengeluaran dengan persentase yang berbeda-beda. Tabungan bisa diarahkan untuk sekadar simpanan saja, investasi, ataupun persiapan dana darurat yang bisa datang kapan saja.

Saat Anda menjalani pola hidup hemat, bukan berarti hidup Anda serba pas-pasan dan kekurangan. Justru sebaliknya, hidup hemat berarti berkecukupan dan bisa mewujudkan apa yang diinginkan. Atur keuangan Anda setiap bulannya, dengan mendahulukan kebutuhan serta mengesampingkan hal-hal yang tidak terlalu diperlukan. Dengan begitu, Anda bisa terhindar dari hutang yang akan memberatkan Anda.

Yuk simak tips finansial dan cara kelola keuangan bagi Sedulur yang masih memiliki penghasilan pas-pasan dalam penjelasan di bawah ini. Dana darurat adalah dana yang dipersiapkan untuk digunakan dalam keadaan darurat, seperti apabila kamu jatuh sakit atau anggota keluarga mengalami kesusahan. Tentu saja sebagai jaga-jaga menggantikan penghasilan utama kamu di kondisi terdesak. Fungsi dana darurat akan sangat terasa ketika jika sumber penghasilan utama benar-benar hilang, apalagi di period pandemi virus Corona atau COVID-19. Nah cara menghitung dana darurat bisa dengan three, 6, atau 12 kali dari jumlah gaji bulanan kamu. Biaya kantor harus keluar dari uang perusahaan, sedangkan biaya pribadi juga tidak boleh dibayarkan oleh uang perusahaan.

Tentukan mana kategori anggaran untuk prioritas dan keinginan saat ini. Uji metode anggaran yang berbeda untuk mengembangkan rencana pengelolaan dana. Dengan menyisihkan uang di akhir bulan, maka Anda juga bisa mengatur anggaran bulanan yang dikeluarkan. Dengan memiliki dua rekening bank, Anda bisa menggunakannya untuk membatasi pengeluaran Anda. Namun sebagai catatan, saham yang dipilih merupakan saham yang sehat.

Dengan menggunakan kupon promo, kamu dapat memanfaatkannya untuk membeli kebutuhan makanan dan barang kebutuhan lainnya. Tak masalah jika kamu dan keluarga sesekali menikmati sajian makanan di luar. Namun kalau makan di luar menjadi sebuah kebiasaan rutin, maka tindakan itu bisa menghabiskan gaji kamu dengan sangat cepat. Jadi, tidak dianjurkan untuk terlalu sering makan di warung makan atau restoran.

Kehidupan di masa kuliah akan menentukan masa depan yang akan diraih. Pengaturan keuangan pun harus dilakukan secara akurat dan hati-hati untuk menjamin kinerja yang lebih baik lagi. Berikut cara mengatur keuangan untuk Anda yang menyandang standing sebagai mahasiswa. Ini bertujuan untuk mencegah tidak terbayarnya kebutuhan prioritas karena keuangan yang menipis disaat waktu pembayaran tiba.