Pkm Mahasiswa, Tema Pentingnya Mengatur Keuangan Dimasa Pandemi Covid

Tak hanya itu saja, apabila kamu menemukan uang yang memiliki nominal 10 ribu rupiah, maka kamu juga tetap wajib untuk menabungnya. Hal tersebut ini tak hanya berlaku untuk uang dalam nominal 10 ribu rupiah saja. Kamu juga bisa untuk menabung dengan jumlah 5 ribu rupiah atau 20 ribu rupiah, tergantung dengan jumlah yang kamu kehendaki. Dapat dikatakan jika menabung dengan jumlah nominal yang sama, kamu harus menyisihkan uang kertas dengan jumlah yang sama di tabungan. Sebut saja dalam jumlah 10 ribu rupiah, maka jika kamu mendapatkan kembalian maupun sisa uang belanja dengan jumlah tersebut, maka kamu harus menyimpannya. Untuk itu, kamu bisa mulai menerapkan prinsip untuk menabung sesuai tanggal namun nominalnya dibalik.

Jika biasanya jatah makan sejumlah 300 ribuan hanya untuk waktu seminggu saja. Namun, ketika berada di rumah kamu bisa menghemat pengeluaran makan siang menjadi anggaran belanja bahan makanan selama dua minggu. Tak hanya menjadi lebih hemat saja, kamu juga akan memiliki talent dan bakat yang baru di bidang memasak. Internet tidak hanya digunakkan untuk mencari informasi saja, namun juga bisa membantu kita untuk mencari barang-barang yang kita mau atau bahkan menyebarkan dagangan kita!. Dahulu sebelum adanya pandemic, orang-orang mungkin masih harus datang ke toko ataupun mall untuk mencari suatu barang yang mereka cari. Namun sekarang, lebih dipermudah lagi dengan adanya kurir atau pihak external lainnya .

Kondisi keuangan akan menjadi lebih stabil karena dikelola dengan baik. Tidak pernah sekalipun terjadi lebih besar pasak daripada tiang, atau lebih besar pengeluaran dari pendapatan. Sehingga ada uang yang bisa ditabung untuk digunakan pada kebutuhan lain. Hidup hemat sangat tergantung dengan sebaik apa perencanaan keuangan yang Anda lakukan. Sebab bila hal itu tidak dilakukan dengan baik, akan ada banyak uang terbuang sia-sia untuk dipakai pada hal yang tidak perlu.

TIdak boros di masa pandemi

Menyusun kembali prioritas bisnis merupakan salah satu hal penting yang wajib kamu lakukan selama pandemi. Jangan sampai bisnismu tidak fokus hingga membuat pengeluaran jadi membengkak setiap bulan. Salah satu contohnya adalah menghentikan pasokan barang untuk daerah tertentu jika keuntungan yang dihasilkan tidak sebanding dengan waktu, biaya, dan tenaga yang dikeluarkan. Kamu mesti fokus membidik target bisnis yang lebih potensial sebagai prioritas sehingga bisnismu bisa tetap menghasilkan keuntungan besar. Sebelum mulai mengelola keuangan, yuk coba cek dulu bagaimana kondisi keuangan kamu saat ini. Jika pengeluaranmu lebih kecil dari pemasukan, itu berarti kondisi keuanganmu sehat.

Dampak pandemi Covid-19 makin terasa setelah Indonesia resmi memasuki resesi ekonomi. Setelah dua kuartal berturut-turut perekonomian melambat, banyak bisnis mulai menutup usahanya yang memunculkan gelombang PHK. Beberapa bisnis yang bertahan melakukan efisiensi finances salah satunya dengan pemangkasan gaji karyawan.